JABAR–INDOTIPIKOR.COM—MEDIA LOYALIS PEMPROV JABAR—Kang Dedi Mulyadi menyatakan akan melakukan audit ketat terhadap seluruh proyek pembangunan tahun anggaran 2025 dan menegaskan tidak akan melunasi pembayaran secara penuh kepada kontraktor yang menghasilkan pekerjaan berkualitas rendah.
KDM memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki ketersediaan kas sebesar Rp621 miliar untuk melunasi sisa pekerjaan pembangunan. Namun, pembayaran tersebut akan dilakukan setelah hasil pekerjaan dievaluasi secara menyeluruh di lapangan.
“Pembayaran pekerjaan pembangunan senilai Rp621 miliar akan dilakukan setelah Pemda Provinsi Jawa Barat mengaudit hasil pekerjaan. Dari situ akan terlihat kualitasnya, apakah sangat baik, baik, atau kurang baik,” ujar KDM dalam keterangannya di Bandung, Minggu.
Ia menekankan pentingnya akuntabilitas penggunaan anggaran negara dan menegaskan tidak akan menoleransi pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi.
“Pekerjaan yang kurang baik tidak akan kami bayarkan semuanya,” kata KDM.
RED




