MEDIA INDOTIPIKOR.COM—-GEMPABUMI M6,0 DI FIJI, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI DI WILAYAH INDONESIA
Pada hari Minggu, 22 Februari 2026, pukul 14:43:26 WIB, Fiji diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisis menunjukkan gempabumi ini memiliki magnitudo M6,0. Episenter terletak pada koordinat 21.8° LS; 179.54° BT atau tepatnya di laut sekitar 448 km selatan Fiji, pada kedalaman sekitar 653 km.
Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi ini merupakan jenis gempabumi dalam akibat aktivitas subduksi Lempeng Pasifik ke bawah Lempeng Australia. Gempabumi ini memiliki mekanisme pergerakan sesar geser naik( oblique Thrust-Fault ).
Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia. Oleh karena itu, kepada masyarakat pesisir di wilayah Indonesia dihimbau agar tetap tenang. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.
Jakarta, 22 Februari 2026
Plt. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG
Dr. Rahmat Triyono, S.T., Dipl.Seis., M.Sc




