Ribuan ASN dan satuan Pendidikan di Ciamis turun ke jalan,Gelar Aksi Bersih bersih Fasilitas Publik…

0
3

CIAMIS–INDOTIPIKOR.COM—JABAR—Pemerintah Kabupaten Ciamis mengerahkan ribuan aparatur sipil negara (ASN) serta satuan pendidikan untuk membersihkan fasilitas publik dan ruas jalan protokol. Kegiatan serentak ini berlangsung pada Sabtu (18/1/2026) atas instruksi Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, sebagai upaya menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi masyarakat.

Lokasi yang menjadi sasaran meliputi alun-alun, pasar, terminal, masjid, stadion, sekolah, puskesmas hingga jalur nasional yang padat dilintasi warga. Kegiatan difokuskan untuk mengurangi tumpukan sampah yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Bupati Herdiat meminta seluruh perangkat daerah, kecamatan hingga desa untuk turun langsung di lapangan guna mempercepat penanganan sampah. Menurutnya, kebersihan harus terlihat nyata terutama di titik yang setiap hari digunakan ribuan orang.

Di kawasan Pasar Ciamis, salah satu warga bernama Siti (43) mengaku merasakan dampak positif dari kegiatan ini. Ia menyebut lapak dagangannya kini lebih bersih sehingga pembeli lebih betah dan omzetnya meningkat sekitar 20 persen.

Petugas terlihat membersihkan area Alun-Alun Taman Raflesia, Masjid Agung, Terminal, Stadion Galuh hingga Stadion Atletik agar ruang publik aman dan ramah keluarga.

Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan turut menggerakkan jajarannya untuk menata kebersihan ratusan sekolah serta seluruh puskesmas sehingga pelayanan terhadap anak dan pasien lebih higienis.

Sementara tim gabungan menata jalur nasional dari Kecamatan Cihaurbeuti, Sindangkasih, Cikoneng, pusat kota, Cijeungjing hingga Cisaga agar perjalanan warga lebih nyaman. Dinas Perhubungan menangani kawasan Lingkar Selatan, sedangkan Sekretariat Daerah membersihkan komplek perkantoran di Jalan Jenderal Sudirman agar tampilan kota lebih rapi.

Setiap perangkat daerah diwajibkan mengirimkan laporan dan dokumentasi sebagai bukti kegiatan sehingga masyarakat dapat menilai hasilnya.

Gerakan ini disebut mampu menekan volume sampah di titik-titik rawan, serta mengurangi keluhan warga terkait bau dan tumpukan sampah.

Masyarakat berharap kegiatan semacam ini dapat rutin digelar untuk menjaga kesehatan lingkungan serta mencegah penyakit akibat sampah.Editor (Yan.P/M.Robby).