JABAR–INDOTIPIKOR.COM-MEDIA LOYALIS PEMPROV JABAR—-Kasus penembakan macan tutul di Gunung Sanggabuana, Karawang, memicu reaksi keras dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Menurutnya, perburuan liar ini menjadi bukti masih lemahnya kesadaran sebagian pihak dalam menjaga kelestarian alam.
KDM menekankan bahwa gunung dan hutan bukan sekadar wilayah kosong, melainkan penyangga kehidupan yang menentukan keselamatan manusia.
“Gunung itu pananggeuhan, penyangga kehidupan. Bukan hanya gunungnya yang harus dijaga, tapi seluruh pengisinya. Karena manfaatnya kita rasakan di hilir,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menjaga hutan dan seluruh makhluk hidup di dalamnya, termasuk satwa langka seperti macan tutul yang kini semakin terancam punah.
Di sisi lain, KDM menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Jawa Barat, Kapolres Karawang, serta jajaran Satreskrim Polres Karawang yang bergerak cepat mengamankan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi perburuan tersebut.
“Saya ucapkan terima kasih atas langkah cepat aparat. Perusak alam tidak boleh dibiarkan berkeliaran,” tandasnya.
Kasus ini kembali menjadi pengingat keras bahwa kejahatan terhadap satwa liar bukan masalah sepele, melainkan ancaman nyata bagi masa depan lingkungan dan generasi mendatang.–red
SUB INFO





