INDOTIPIKOR.COM/KILAS INFO DESA—Program Bantuan Dana Desa Dihentikan ?….

INDONESIA—INDOTIPIKOR.COM/MEDIA LOYALIS PEMERINTAH—Program Bantuan Dana Desa Dihentikan ?

Pada beberapa tahun yang lalu, tepatnya tahun 2017, dalam berbagai diskusi dan saat menyampaikan materi bimbingan teknis Tata Kelola Pemerintahan Desa di berbagai daerah telah saya sampaikan antara lain:

  1. Pemerintahan Desa harus kreatif menggali Pendapatan Asli Desa.
  2. Dalam penggunaan Dana Desa, Pemerintah Desa harus memperioritaskan pada program pemberdayaan masyarakat.
  3. Di bidang pembanhgunan, Pemerintah Desa harus memperioritaskan pada progran peningkatan sub bidang kesehatan, pendidikan, dan perekonomian masyarakat.

Ketiga hal di atas yang saya sarankan, karena:

  1. Program Dana Desa adalah program rezim, artinya bukan tidak mungkin ketika terjadi pergantian rezim, akan berubah pula kebijakan yang sangat bisa mungkin program Dana Desa menjadi tidak diprogramkan lagi.
  2. Dengan secara kreatif menggali Pendapatan Asli Desa, maka desa akan bisa mandiri dalam mengelola pemerintahannya sebagaimana kewenangan rekognisi dan subsidiaritasnya.
  3. Dengan berdayanya masyarakat, maka pemerintah desa cukup menfasilitasi seluruh aktivitas masyarakatnya, karena masyarakat akan bergerak sendiri mengelola aktivitasnya dalam rangka memberdayakan kehidupannya.
  4. Dengan meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, dan ekonomi masyarakat, maka akan berbanding lurus dengan meningkatnya kualitas hidup. Dengan demikian pemerintah di masa yang akan datang cukup menfasilitasi masyarakatnya dalam meningkatkan kualitas kehidupannya.

Sehingga dalam kurun waktu 5 tahun, pemerintah desa sudah menampakkan kemandirianya dalam menyelenggarakan pemerintahannya dan masyarakat desa juga sudah mulai mampu meningkatkan kualitas kehidupannya.

Apabila program Dana Desa dihentikan pun tidak akan kaget, kuwatir, apalagi takut. Karena Pemerintah Desa dan masyarakatnya sudah menyiapkan diri secara dini.

Pihak-pihak yang resah, atau bahkan marah dengan rencana pemerintah menghentikan program Dana Desa itu justru menunjukkan pihak-pihak tersebut dimungkinkan:

  1. Tidak memiliki pandangan yang propektif dan wawasan yang luas dalam mengelola desanya.
  2. Tidak kreatif menggali Pendapatan Asli Desanya.
  3. Dana Desanya banyak digunakan pembangunan infrastruktur yang tak sebanding antara besarnya anggaran dan hasil yang diwujudkan.
  4. Dana Desanya banyak dipakai program peningkatan kapasitas yang tidak jelas outputnya.
  5. Dana Desanya banyak dibelanjakan untuk barang, jasa, dan modal fiktif.

Oleh sebab itu, saya sepakat saja bila pemerintah menghentikan program Dana Desa, karena yang seharusnya menjadi stimulan tapi malah jadi tumpuhan. Bahkan oleh Kementerian, Lembaga, dan Badan yang terkait dengan program Dana Desa tersebut kerap kali dijadikan piranti politik sebagian oknum tertentu.

Terimakasih. Semoga barokah. Aamiin….

NRZ- SUTIAMAN ST.

Redaksi
Redaksi
REDAKSI INDOTIPIKOR.COM-- BERSAMA; ORGANISASI MEDIA; FRN LOYAL KEPADA KORPS POLRI/TNI/PEMERINTAH/KEJAGUNG RI/KEMENTERIAN, LOYAL KEPADA -DEWAN PERS SERTA ORGANISASI PERS; AWDI,- PWI- AJI- SMSI-PWRI--ITJI--SWI-- AWI-AWPI PPWI-SPRI-FPII DLL...MENTAATI KODE ETIK JURNALISTIK, MENGIKUTI .UJI KOMPETENSI WARTAWAN/DIKLAT..KOMPETEN. SAJIKAN BERITA TANPA HOAX,,LOVE NKRI.,,BHINEKA TUNGGAL IKA,,-LOVE PANCASILA...LOVE INDONESIA RAYA....BOX REDAKSI SEMENTARA DISEMATKAN DEMI KEPENTINGAN KEAMANAN REDAKSI DARI HACKER...YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB, DAN SEDANG DI REPISI ULANG,,,,INDOTIPIKOR ANTI HOAX.,,UTAMAKAN SAJIKAN BERITA AKTUAL FAKTUAL TAJAM TERPERCAYA, MENGUTAMAKAN EDUKASI KERUKUNAN MENUJU INDONESIA YANG SEMAKIN KONDUSIP SERTA BERMARTABAT AMAN NYAMAN DAMAI SEJAHTERA.

Tetap Terhubung

Ikuti Media Sosial Kami Untuk Mendapatkan Update Warta Terbaru

Warta Terkait

error: Content is protected !!