KILAS INFO VIRAL–INDOTIPIKOR.COM—Diculik saat masih balita, tumbuh bersama keluarga angkat yang super kaya, lalu akhirnya kembali ke pelukan orang tua kandung yang ternyata… jauh lebih kaya lagi. Inilah kisah nyata Mei Zhiqiang dari Tiongkok.
Tahun 1997, saat usianya baru 28 bulan, Mei hilang ketika bermain di depan rumahnya di provinsi Yunnan. Orang tuanya, Mei Xianhua dan Pan Chang’e, yang hanya pekerja migran sederhana, panik bukan main. Mereka menghabiskan lebih dari 20 tahun mencari, bahkan rela membeli sebuah rumah khusus untuk berjaga-jaga kalau suatu hari putra mereka pulang.
Tak disangka, Mei kecil ternyata berpindah tangan beberapa kali. Awalnya dijual oleh pedagang manusia, lalu diadopsi keluarga miliarder di provinsi Fujian. Di sana ia tumbuh bersama dua kakak perempuan dan satu adik laki-laki, semua anak kandung orang tua angkatnya. Meski hidup berkecukupan, Mei selalu merasa ada sesuatu yang janggal, seolah ia bukan benar-benar bagian dari keluarga itu.
Hingga akhirnya, di tahun 2022, pencarian panjang itu berakhir. Berkat bantuan tes DNA dan seorang teman keluarga yang juga pernah kehilangan anak, Mei dipertemukan kembali dengan orang tua kandungnya. Dan yang mengejutkan, setelah puluhan tahun, keluarga kandung Mei ternyata telah menjadi multimiliuner lewat bisnis perlengkapan hotel.
Dalam wawancara, Mei berkata tegas: “Uang tidak bisa membeli kebahagiaan.” Ia memilih pulang ke keluarga kandungnya, bekerja di perusahaan mereka, dan belajar langsung dari ayahnya untuk kelak melanjutkan usaha keluarga.
Kisah ini viral di media sosial Tiongkok. Mei dijuluki “Fu’erdai alami” atau “generasi kedua yang kaya secara alami” dan “tuan muda yang diculik”. Tapi bagi Mei, semua gelar itu tidak penting. Yang terpenting adalah cinta orang tua kandung yang tidak pernah berhenti mencarinya, dan kebersamaan yang selama ini hilang.
Kisah Mei adalah pengingat bahwa seberapa besar pun kekayaan, tak ada yang bisa menggantikan cinta sejati orang tua.
Sumber OKEzone

