No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
  • HUKUM KRIMINAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • SOSIAL
  • TNI
  • POLRI
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • NEWS
  • HUKUM KRIMINAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • SOSIAL
  • TNI
  • POLRI
  • NASIONAL
  • DAERAH
No Result
View All Result
INDOTIPIKOR
No Result
View All Result
Home SOSIAL

CATATAN KESADARAN UNTUK WARTAWAN: ANTARA IDEALISME, KEADILAN, DAN KEBERLANJUTAN MEDIA

Redaksi IndoTipikor by Redaksi IndoTipikor
Januari 22, 2026
in SOSIAL
0
CATATAN KESADARAN UNTUK WARTAWAN: ANTARA IDEALISME, KEADILAN, DAN KEBERLANJUTAN MEDIA
0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookBagikan di WA

INDOTIPIKOR.COM–KILAS INFO….ELEGI SORE HARI—CATATAN KESADARAN UNTUK WARTAWAN: ANTARA IDEALISME, KEADILAN, DAN KEBERLANJUTAN MEDIA

Rekan-rekan wartawan yang kami hormati,
mari sejenak kita bertanya dengan jujur pada diri sendiri:
Untuk apa kita terus memberitakan kegiatan-kegiatan yang sarat pencitraan individu, pejabat, kelompok, atau institusi,
jika tidak ada kejelasan manfaat bagi media yang memberitakan?

Jika sebuah pemberitaan:

* Hanya menguntungkan satu pihak
* Meningkatkan citra, popularitas, dan legitimasi mereka
* Sementara media dan wartawannya justru babak belur secara operasional

Maka patut kita renungkan bersama:

di mana keadilannya?
Sudah saatnya kita meninggalkan pola lama dan polarisasi pemberitaan
yang hanya membuat media bekerja keras,
namun hasilnya dinikmati sepihak oleh mereka yang diberitakan.

Kerja jurnalistik bukanlah kerja gratis tanpa arah.
Karena itu, kerja sama yang jelas, profesional, dan berkomitmen
adalah hal yang wajar, bermartabat, dan tidak melanggar etika,
selama disepakati kedua belah pihak dan dijalankan secara transparan.

Namun perlu ditegaskan satu hal penting:

👉 Ketika kita memberitakan kemaslahatan umat
👉 Ketika kita mengangkat jeritan rakyat yang kelaparan, miskin, tertindas, dan terzalimi
👉 Ketika kita menyampaikan fakta-fakta kebenaran yang sesungguhnya terjadi di tengah masyarakat

Maka pada titik itu, tanpa keuntungan materi pun kita tetap berdiri tegak,
karena itulah hakikat jurnalisme yang sejati:
membela kebenaran dan kemanusiaan.

Yang perlu kita hentikan adalah:
● Memberitakan pencitraan elite tanpa manfaat timbal balik, sementara media yang memberitakan justru terpuruk.

Yang perlu kita kuatkan adalah:
● Kesadaran, keberanian, dan kecerdasan dalam menempatkan berita
antara idealisme dan keberlangsungan media.

● Media yang sehat bukan media yang miskin,
dan wartawan yang bermartabat bukan wartawan yang terus dikorbankan.
Mari tercerahkan, mari berdaulat atas karya kita sendiri.

Salam jurnalisme yang adil, sadar, dan berdaya

RED

Previous Post

MA Libatkan Akademisi dan Praktisi Hukum dalam Konsultasi Publik Rancangan PERMA Putusan Pemaafan Hakim

Next Post

Kezia Syifa, WNI asal Tangerang, Banten yang jadi tentara AS bisa kehilangan status WNI-nya .

Redaksi IndoTipikor

Redaksi IndoTipikor

Next Post
Kezia Syifa, WNI asal Tangerang, Banten  yang jadi tentara AS bisa kehilangan status WNI-nya .

Kezia Syifa, WNI asal Tangerang, Banten yang jadi tentara AS bisa kehilangan status WNI-nya .

Browse by Category

  • DAERAH
  • HUKUM KRIMINAL
  • INTERNASIONAL
  • KEJAGUNG RI
  • KEMENTERIAN
  • KPK RI
  • MAHKAMAH AGUNG RI
  • MAHKAMAH KONTITUSI
  • NASIONAL
  • NEWS
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • POLRI
  • SEJARAH
  • SOSIAL
  • TNI
  • NEWS
  • HUKUM KRIMINAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • TNI
  • POLRI
  • SOSIAL
  • NASIONAL
  • DAERAH

© 2022 IndoTipikor.Com - Berita Sesuai Fakta by IndoTipikor.

No Result
View All Result
  • Login
  • HUKUM KRIMINAL
  • SOSIAL
  • TNI
  • POLRI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • NASIONAL
  • NEWS
  • DAERAH

© 2022 IndoTipikor.Com - Berita Sesuai Fakta by IndoTipikor.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In