TASIKMALAYA—-INDOTIPIKOR.COM– ADA KABAR MIRING DI Salah satunya Sekolah Dasar Negeri di Kota Tasikmalaya yang Diduga sebagai Guru Pengajar Kelas 1 dan Kelas 4 ada informasi diduga telah melakukan hubungan intim layaknya sebagai suami istri. kata sumber
Dalam kronologis yang di himpun awak media di Hari Sabtu. 3/1/2025 salah satunya narasumber sebagai orang tua korban menyampaikan, Bahwa dengan awalnya Oknum Guru Inisial A saling akrab dengan anak saya yang lajang, dan juga beliau suka main ke rumah saya sendiri, dan dengan itu oknum tersebut memberikan kejutan yang manis kepada anak saya itu memberi suatu perempuan guru yang sudah lajang juga seperti anak saya, perempuan tersebut seorang Guru Pengajar Kelas 1 berinisial R dan setelah itu anak saya dengan guru tersebut semakin dekat dan erat bahkan anak saya juga ingin menikahinya, dan juga kami dengan kedua belah pihak keluarga pun siap menyetujuinya bahwa anak saya dan R akan di tikahkan di bulan Januari 2026.
Ia lanjut, Orang Tua Korban dengan penyampaian tersebut untuk rencana yang akan di laksanakan di bulan itu malah terjadi dengan bencana, yang tadinya manis malah jadi beban fikiran keluarga dan sakit hati yang ada seumur hidup ketika anak saya sendiri melihat Vidio yang di luar nikah, Dengan pertanyaan bagi keluarga korban itu apakah bukan bencana bagi keluarga kita…? Dan bagai mana rasa sakit yang rasakan bagi keluarga kami…? Apa lagi bagi anak saya yang akan menjalankan rumah tangganya dengan yang di impikan ternyata seperti neraka…? , Katanya.




Senin. 5/1/2026 Kami dan Rekan Tim Investigasi langsung mendatangi Sekolah Dasar Negeri Kota Tasikmalaya, dan setelah sampai di sekolahnya pas libur panjang dengan jadwal piket antara A dan R tidak masuk, tapi dengan itu bertemulah dengan Kepala Sekolah, dan setelah itu kami dan rekan tim investigasi sampaikan atas dasar keluhan orang tua korban, yang akhirnya kepala sekolah tersebut memahami dengan penyampaian penyampaian kami kami di lapangan, dan setelah itu oknum guru di hubungi melalui telpon selulernya sama sekali tidak aktif, dan juga setelah itu audah beberapa kali di hubungi oleh kepsek tersebut masih belum aktif oknum tersebut, dan akhirnya kepsek merintahkan stafnya untuk mencari kerumahnya, tapi tetap masih nihil belum di temukan, dan juga sampai hari ini telpon seluler oknum masih belum aktif, ada apa di balik itu oknum tersebut.
Bersambung…
Tim Investigasi.





