TASIKMALAYA—INDOTIPIKOR.COM—MEDIA LOYALIS PEMERINTAH—Sungguh terlalu, jika melihat penampakan menu Makan Bergizi Gratis yang di berikan ke SDN Pangliaran Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya, yang terdiri dari ; Nasi, Bakso Dua Biji , Susu Kotak Serta Rebusan Kacang Kedelai Kurang Lebih Sepuluh biji, Seperti itu Faktanya yang dikasihkan anak-anak dan Disajiakn Kepada Anak -anak dengan wadah/tempat saji Plastik Berwarna Ping, Bukan jenis aluminium seperti di Tempat lainya, Kata warga, menandakan Kuat Dugaan negatip serta tanda tanya besar, karena sangat tidak layak jika dinamakan Program MBG dan nilainya sangat jauh dari anggaran yang di gemborkan oleh Pemerintah pusat yang mencapai Ratusan Triliun rupiah, Namun Tanggapan Pihak Dapur MBG Katanya..Eta mh di besar2 kan, di dapur ieu mh can pernah make ompreng plastik,…Begitu Katanya Tidak Pernah Pakai adah Plastik, Mungkin oleh anak sudah dipindahkan Dari tempat sajian sebelumnya.
Kata warga/Orang Tua siswa, Kelas 3 pada hari jum.at tgl 5 desember 20025 ternyata dari Satuan Penyedia Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di wilayah Desa Pangliaran Kecamatan Pancatengah Terkesan, sangat miris dan tidak manusiawi sekali, karena menu MBG untuk anak Sekolah sangat tak diminati anak-anak bahkan enggan Katanya Buat makanya juga.
Saat Awak Media Indotipikor.com, meninjau langsung pemberian makanan ke Sekolah SDN Pangliaran, Meminta Komentar Dari berbagai Pihak namun Sepertinya Setiap yang dikompirmasi enggan memberikan Keterangan alasanya tak mau dilibatkan berkomentar, Selain merka tidak Memahami juga Takut Memberikan Komentar apapun, Jadi Tanggapan atau Komentar Tak Kami dapatkan Makanya Kami awak media Mencoba Untuk Mempublikasikan Informasi Ini Biar diketahui Fublik serta Ada, Monitoring Khusus dari Berbagai Pihak yang kompeten di bidang itu.




Hal hal serupa juga di ungkapkan salah satu siswa, dirinya terpaksa membawa makanan tersebut pulang, meskipun tidak sesuai dengan apa yang diberikan.
”Dikasih ya diterima Diterima we Pak Kedah kumaha deui( sunda)- Dikasih ya Diterima aja pak Mau gimana Lagi Kata anak-anak.
Dengan adanya temuan menu MBG jenis makanan seperti itu kayanya sangat jauh dari harapan Presiden Prabowo, menambah daftar hitam betapa parahnya beberapa SPPG di Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat dalam menyajikan makan kepada anak-anak Terindikasi/Terkesan demi mencari keuntungan besar.
Semua anak-anak Berharap Ada perubahan perbaikan serta Dapur MBG mendapatkan sangsi yang jelas bila ada dugaan indikasi, Terdapat Kekeliruan, Kata warga anak-anak tentunya mendapatkan perlindungan khusus dari negara Bukankah Ada Lembaganya Seperti KPAI..??? Kata warga Disana,
Kilas Info bersambung Karena Kami Belum Kompirmasi ke Pihak Dapur MBG…Berhubung Situasinya Belum Ada kesempatan..
INVESTIGASI SUHERMAN PANCA





