No Result
View All Result
  • Login
  • NEWS
  • HUKUM KRIMINAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • SOSIAL
  • TNI
  • POLRI
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • NEWS
  • HUKUM KRIMINAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • SOSIAL
  • TNI
  • POLRI
  • NASIONAL
  • DAERAH
No Result
View All Result
INDOTIPIKOR
No Result
View All Result
Home SOSIAL

Di tangannya, ia menggenggam tiga bungkus mie instan tiga benda sederhana yang akhirnya membuatnya harus meminta maaf kepada dunia.

Redaksi IndoTipikor by Redaksi IndoTipikor
Desember 1, 2025
in SOSIAL
0
Di tangannya, ia menggenggam tiga bungkus mie instan tiga benda sederhana yang akhirnya membuatnya harus meminta maaf kepada dunia.
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookBagikan di WA
INDOTIPIKOR.COM–KILAS INFO MEDIA SOSIAL—Seorang bapak merekam dirinya dengan tangan yang sedikit bergetar. Wajahnya tampak letih, namun bukan lelah karena pekerjaan—melainkan lelah menahan beban hidup karena bencana. Di tangannya, ia menggenggam tiga bungkus mie instan tiga benda sederhana yang akhirnya membuatnya harus meminta maaf kepada dunia.
“Saya tidak ada niat berbuat begitu, saya cuma terpaksa. Tidak ada makanan lagi di rumah. Tidak ada uang. Tidak ada bantuan sama sekali,” ujarnya pelan.
Suaranya pecah, seperti seseorang yang sudah berusaha sekuat tenaga untuk tetap kuat, namun akhirnya kalah oleh kenyataan.
Saat sebagian orang berdesakan menj@rah minimarket , ia justru merasa bersalah hanya karena mengambil tiga bungkus mie, sebotol air mineral, dan sedikit snack untuk anaknya. Di tengah kekacauan, ia masih memikirkan kejujuran. Ia masih memikirkan bagaimana caranya mengembalikan apa yang ia ambil, seakan itu adalah hutang besar yang menvsuk hatinya.
Bukan besar barangnya yang menyayat—melainkan besarnya beban yang ia tanggung.
Ia tidak menyalahkan keadaan.
Ia tidak menyalahkan siapa pun.
Yang ia lakukan hanyalah menunduk, memohon maaf, dan berjanji:
“Kalau saya sudah punya rezeki … saya pasti kembali ke toko itu untuk bayar semuanya.”
Sederhana. Jujur. Menyentuh.
Di tengah hiruk pikuk orang-orang yang menj@arah tanpa berpikir, ada seorang ayah yang merasa bersalah hanya karena mencoba membuat anaknya tetap bisa makan hari itu. Dan mungkin, justru dialah yang paling menjaga nilai kemanusiaan.
01-12-2025
RED
Previous Post

Bencana selalu menyisakan luka, tetapi ia juga menawarkan kesempatan untuk belajar. Pertanyaannya, apakah kita sudah benar-benar mengambil hikmah dari sekian banyak bencana

Next Post

Bertolak ke Kabupaten Tapanuli Tengah untuk meninjau secara langsung kondisi para warga yang terdampak banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatra.

Redaksi IndoTipikor

Redaksi IndoTipikor

Next Post
Bertolak ke Kabupaten Tapanuli Tengah untuk meninjau secara langsung kondisi para warga yang terdampak banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatra.

Bertolak ke Kabupaten Tapanuli Tengah untuk meninjau secara langsung kondisi para warga yang terdampak banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatra.

Browse by Category

  • DAERAH
  • HUKUM KRIMINAL
  • INTERNASIONAL
  • KEJAGUNG RI
  • KEMENTERIAN
  • KPK RI
  • MAHKAMAH AGUNG RI
  • MAHKAMAH KONTITUSI
  • NASIONAL
  • NEWS
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • POLRI
  • SEJARAH
  • SOSIAL
  • TNI
  • NEWS
  • HUKUM KRIMINAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • TNI
  • POLRI
  • SOSIAL
  • NASIONAL
  • DAERAH

© 2022 IndoTipikor.Com - Berita Sesuai Fakta by IndoTipikor.

No Result
View All Result
  • Login
  • HUKUM KRIMINAL
  • SOSIAL
  • TNI
  • POLRI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • NASIONAL
  • NEWS
  • DAERAH

© 2022 IndoTipikor.Com - Berita Sesuai Fakta by IndoTipikor.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In